• Sabtu, 2 Juli 2022

Pasar Slumpring, Destinasi Wisata Kabupaten Tegal, Ikut Serta Meningkatkan Perekonomian Masyarakat

- Rabu, 18 Mei 2022 | 09:43 WIB
Pasar Slumpring, salah satu destinasi Wisata Kabupaten Tegal, yang turut serta meningkatkan perekonomian Masyarakat dibidang pariwisata (Malik Ibnu Zaman)
Pasar Slumpring, salah satu destinasi Wisata Kabupaten Tegal, yang turut serta meningkatkan perekonomian Masyarakat dibidang pariwisata (Malik Ibnu Zaman)

PANTURA TALK - Pasar Slumpring merupakan salah satu destinasi wisata di Kabupaten Tegal yang terletak di Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa. Adanya Pasar Slumpring ini memberikan keberkahan sendiri bagi warga Desa Cempaka, pasalnya mampu meningkatkan perekonomian masyarakat.

Menurut Amroni selaku Kepala Desa Cempaka dengan adanya Pasar Slumpring mampu memberdayakan masyarakat Desa Cempaka dan menjadikan salah satu tambahan destinasi wisata alternatif selain Guci.

Tercatat ada sekitar 60 masyarakat yang terberdayakan dengan adanya Pasar Slumpring. Selain itu adanya Pasar Slumpring juga mampu memberikan penghasilan tambahan bagi desa pada sektor ekonomi serta menjadi pilihan alternatif wisata yang ada di Kabupaten Tegal.

Baca Juga: 10 Kode Promo Gojek Diskon Spesial Bulan Mei 2022, Bisa Pesan GoFood, GoSend, GoRide, GoCar

Pasar Slumpring, salah satu destinasi Wisata Kabupaten Tegal, yang turut serta meningkatkan perekonomian Masyarakat dibidang pariwisata (Malik Ibnu Zaman)

"Dengan adanya Pasar Slumpring mampu memberikan penghasilan tambahan bagi pihak desa, karena untuk tiket dan parkirnya itu masuk ke Bumdes (Badan Usaha Milik Desa). Tetapi kalau untuk Pasar Slumpring nya itu sendiri dikelola oleh Pokdarwis Desa Cempaka. Itu singkatan dari kelompok sadar wisata Desa Cempaka," jelasnya saat ditemui pada Rabu, 23 Februari 2022.

Sementara itu menurut Abdul Hayyi yang merupakan penggagas Pasar Slumpring, dan juga merupakan Kepala Desa periode sebelumnya, mengatakan bahwa pada tahun 2014 dirinya melakukan mapping potensi. Terkait potensi apa yang ada di Desa Cempaka yang bisa memberdayakan masyarakat.

"Akhirnya kita menemukan suatu lokasi mata air dan kebun bambu ini bisa dijadikan destinasi wisata, dan sampai hari ini menjadi solusi ekonomi bagi masyarakat. Saya merasakan betul ketika PPKM selama 4 bulan, itu pedagang merengek-rengek memaksa untuk dibuka, karena ada yang nggak bisa mengangsur motor ketika Pasar Slumpring itu tidak dibuka," ujar Hayyi saat ditemui di toko bangunan miliknya, Rabu, 23 Februari 2022.

Lebih lanjut pria yang sekarang menjadi sebagai Ketua Kelompok Sadar Wisata Desa Cempaka mengatakan bahwa dengan adanya Pasar Slumpring banyak para perantau yang memutuskan untuk pulang kampung. Dengan kata lain adanya Pasar Slumpring mampu mengakomodir para pemuda yang tidak betah di rantau.

Halaman:

Editor: Firdaus Buchori

Tags

Artikel Terkait

Terkini

5 Macam Kue Kering Khas Hari Raya Idul Fitri

Kamis, 28 April 2022 | 19:15 WIB

Resep dan Cara Membuat Pastel Isi, Kamu Pasti Suka

Senin, 25 April 2022 | 14:39 WIB

Resep Opor Ayam Kampung, Makanan Khas Saat Lebaran

Minggu, 24 April 2022 | 17:56 WIB
X