• Sabtu, 26 November 2022

Latar Belakang Perkembangan Pergerakan Politik di Indonesia, Melalui Pemikiran Soekarno Tentang Marhaenisme

- Jumat, 8 April 2022 | 10:08 WIB
Latar Belakang Perkembangan pergerakan politik melalui pemikiran Ir. soekarno Lewat Marhaenisme  (Youtube @Si Mimen)
Latar Belakang Perkembangan pergerakan politik melalui pemikiran Ir. soekarno Lewat Marhaenisme (Youtube @Si Mimen)

PANTURA TALK - Perkembangan perpolitikan di Indonesia selalu terkait dengan pergerakan politik dimasa yang ada pada sebelumnya, hal ini berkaitan dengan situasi dan kondisi yang ada pada masa tersebut.

Hal ini dipengaruhi juga dari berbagai macam pergerakan yang ada di Indonesia maupun pergerakan politik di luar Indonesia, contoh suatu hal organisasi pergerakan yang ada di Indonesia ialah Boedi Oetomo, yang mana organisasi ini diisi oleh berbagai macam pemuda dari golongan kaum keturunan priyayi dan kaum pribumi.

Organisasi pergerakan banyak tumbuh di Indonesia tepatnya pada tahun 1900an. Dilihat dari masifnya pendirian organisasi modern yang bergerak di berbagai bidang yaitu pendidikan, kebudayaan , maupun politik. Adanya pergerakan ini termotivasi dari adanya pergerakan yang ada diluar Indonesia contohnya pergerakan dari Che Guevera, Fidel Castro, Nelson Mandela dan yang lainnya.

Baca Juga: Kitab Rambang, Jejak Warisan Islam Nusantara dan Budaya Masyarakat Tegal

Adanya pergerakan ini bertujuan untuk ikut membantu maupun menyiapkan hal-hal yang diperlukan ketika Indonesia sudah merdeka kelak. Pergerakan ini di dasari atas dasar persamaan nasib untuk merdeka dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pergerakan ini dilatar belakangi dari perkembangan politik etis yang dilakukan oleh pemerintah Hindia Belandapada abad ke-20 an. Program politik etis salah satunya adalah mengenai tentang edukasi walaupun banyak pihak yang menganggap bahwa pendidikan pribumi hanya bertumpu berdasarkan pendidikan islam.

Tokoh pergerakan nasional antara lain adalah Soekarno Ia merupakan tokoh intelektual yang memperjuangkan nasib bangsanya karena Terbelenggu dari adanya praktik kolonialisme dan imperialisme Belanda yang ia sadari sangat membawa kesengsaraan dan penderitaan bagi bangsa Indonesia.

Dengan adanya Pengamatan yang dilakukan oleh Soekarno terhadap masyarakat Indonesia maka pertemukanlah akar ideologi bangsa yang tumbuh didalam masyarakat yang dipengaruhi oleh budaya yang diterima dan disesuaikan dengan kebudayaan bangsa Indonesia, yang tercermin dalam konsepnya tentang marhaenisme, Pancasila serta nasakom.

Adapun faktor yang mempengaruhi pemikiran politik seorang Soekarno beberapa faktor tersebut ialah nasionalisme, tradisionalisme, Jawa, sosialis demokratis, Islam, dan komunisme. Berikut merupakan cara Soekarno dalam menghadapi masyarakatnya yang penuh dengan pluralistis yaitu pertama bersama dalam satu tujuan menentang imperialisme, kedua menyatukan ide-ide yang ada dan tumbuh berkembang di masyarakat menjadi ide yang lebih tinggi dan bisa diterima oleh semua golongan yang ada.

Halaman:

Editor: Abdul Kadir

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dulu Sebuah Gereja, Kini Menjadi Deretan Ruko

Kamis, 17 November 2022 | 01:44 WIB

Terpopuler

X