• Sabtu, 26 November 2022

Jarang Diketahui, Inilah Sejarah Singkat Pabrik Gula Kemanglen dan Pabrik Gula Dukuhringin Kabupaten Tegal

- Senin, 28 Maret 2022 | 13:18 WIB
Litograph Ab Salmon sekitar tahun 1870-1875 Pabrik Gula Kemanglen di Tegal, Jawa tengah didirikan oleh Tn.Lucassen (Bijak Cendekia Sukarno)
Litograph Ab Salmon sekitar tahun 1870-1875 Pabrik Gula Kemanglen di Tegal, Jawa tengah didirikan oleh Tn.Lucassen (Bijak Cendekia Sukarno)

PANTURA TALK- Beberapa Pabrik Gula atau dalam bahasa belanda disebut suikerfabriek rata-rata berdiri setelah perang Diponegoro pada tahun 1825-1830.

Belanda tidak pernah menduga bahwa Perang Jawa tersebut justru membuat Kerajaan  Belanda invlasi alias mengalami kebangkrutan yang luar biasa.

Kebangkrutan yang luar biasa membuat Belanda harus memutra otak untuk mengembalikan kas negara akibat Perang Jawa.

Baca Juga: Sejarah Singkat Gedung Balaikota Lawas Kota Tegal, Gedung Peninggalan Kolonial Belanda berusia Ratusan Tahun

Culture Stalsel adalah salah satu cara yang dipilih Belanda pada saat itu, masyarakat Hindia Belanda dipaksa untuk menanam tumbuhan yang bisa menghasilkan

Padi, pala, cengkeh, gula, kopi, tembakau dan kapuk adalah beberapa jenis tumbuhan atau tanaman yang bisa menghasilkan.

Saat itu Tegal terkenal dengan penghasil gula, hal itu bisa dibuktikan dengan beberapa bukti peninggalan pabrik gula yang ada di Tegal.

Baca Juga: Sejarah SUPM Negeri Tegal, Sekolah Perikanan Pertama di Indonesia dan Asia Tenggara

Salah satu Pabrik Gula tersebut ialah Pabrik Gula Kemanlen, dalam catatan Roger Knight pada tahun 1841-1842 di Desa Kemanglen dan Dukuhwringin dahulu pernah berdiri 2 Pabrik Gula yang saat itu sudah menggunakann teknologi modern.

Halaman:

Editor: Risqi Fauzan Mustofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dulu Sebuah Gereja, Kini Menjadi Deretan Ruko

Kamis, 17 November 2022 | 01:44 WIB

Terpopuler

X