• Kamis, 6 Oktober 2022

Sejarah Singkat Gedung Balaikota Lawas Kota Tegal, Gedung Peninggalan Kolonial Belanda berusia Ratusan Tahun

- Rabu, 23 Maret 2022 | 15:56 WIB
Gedung Balaikota Lawas (lama) atau Balwas dibangun pada tahun 1750 oleh Mathijs Willem de Man (1720-1763). (Bijak Cendekia Sukarno)
Gedung Balaikota Lawas (lama) atau Balwas dibangun pada tahun 1750 oleh Mathijs Willem de Man (1720-1763). (Bijak Cendekia Sukarno)

PANTURA TALK- Gedung Balaikota Lawas atau masyarakat Tegal dan sekitarnya lebih gemar menyebutnya 'BALWAS' Singkatan dari kata Balikota Lawas.

Gedung Balaikota Lawas (lama) atau Balwas adalah salah satu jejak sejarah di Kota Tegal. Bangunan peninggalan kolonial belanda ini dibangun pada tahun 1750 oleh Mathijs Willem de Man (1720-1763).

Awalnya gedung tersebut dibangun sebagai rumah pribadi Resident Tegal atau jika dalam bahasa belandanya adalah Resident Huis.

Baca Juga: Sejarah SUPM Negeri Tegal, Sekolah Perikanan Pertama di Indonesia dan Asia Tenggara

Karena perdagangan VOC di Tegal berkembang sangat pesat, maka pada akhirnya Resident Huis terlihat semakin hari, semakin banyak orang-orang penting dan pejabat-pejabat belanda yang mempunyai kepentingan berkunjung ke Resident Huis.

Sering terlihatnya pejabat-pejabat tinggi dan orang-orang eropa yang berkunjung ke Resident Huis membuat gedung tersebut terlihat menjadi sebuah gedung pemerintahan.

Pada tahun 1987 gedung tersebut beralih fungsi menjadi Gedung Balaikota Lama, sempat digunakan sebagai menjadi Gedung Balaikota Tegal akhirnya fungsi dari gedung tersebut dipindah ke Gedung Balaikota Tegal yang berada di Alun-alun Kota Tegal.

Gedung Bekas Markas Pangkalan IV Tegal

Baca Juga: Ada Toko Oen di Kota Tegal, Restoran Legendaris Sejak Era Kolonial Belanda

Halaman:

Editor: Risqi Fauzan Mustofa

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X