Pelaku TPPU di Kudus Tertangkap! Ditreskrimsus Polda Jateng Ungkap Kerugian Nasabah Sampai 267 M

- Senin, 10 Oktober 2022 | 19:49 WIB
Kerugian yang sudah dilaporkan senilai Rp 16 miliar, sedangkan potensi kerugian nasabah mencapai Rp 267 miliar.
Kerugian yang sudah dilaporkan senilai Rp 16 miliar, sedangkan potensi kerugian nasabah mencapai Rp 267 miliar.

PANTURA TALK -Polda Jateng dalam Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) menangkap seorang pria yang melakukan tindakan pidana perbankan dan pencucian uang.

Kerugian yang sudah dilaporkan senilai Rp 16 miliar, sedangkan potensi kerugian nasabah mencapai Rp 267 miliar.

Hal tersebut disampaikan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Kombes Pol Dwi Subagio.

Baca Juga: Ramalan Cinta Zodiak Capricorn, Aquarius, dan Pisces Senin, 10 Oktober 2022: Membuatnya Berlutut di Hadapanmu

didampingi Kabid Humas Kombes Pol Iqbal Alqudusy serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Dinas Koperasi Provinsi Jateng.

dalam sebuah konferensi pers di kantor Ditreskrimsus Polda Jateng, Banyumanik, Kota Semarang pada Senin 10 Oktober 2022

Tersangka yang berhasil ditangkap berinisial AH (45) warga Kudus yang disebut sebagai pendiri Koperasi Simpan Pinjam (KSP) GMG Giri Muria Group yang beroperasi di Kabupaten Kudus.

Baca Juga: Ramalan Zodiak Cancer, Leo, dan Virgo Senin, 10 Oktober 2022: Terlalu Boros Tidak Baik

"Aksinya dilakukan sejak 2015 sampai 2021. Korban yang sudah melapor sembilan orang dengan kerugian Rp 16,6 M," kata Kombes Iqbal Alqudusy.

Dirreskrimsus Kombes Dwi Subagio menjelaskan modus tersangka yaitu menarik nasabah atau masyarakat untuk menyimpan uangnya dengan iming-iming bunga tinggi.

"Modus operandi yang dilakukan, dia menghimpun dana dengan  iming-iming  ke masyarakat dengan bunga 12-15 persen pertahun. Padahal normatifnya, sekitar 3-4 persen setahun," jelas Dwi.

Baca Juga: Ramalan Cinta Zodiak Libra, Scorpio, dan Sagitarius Senin, 10 Oktober 2022: Hari Bahagia Telah Tiba

Ia menjelaskan ada potensi kerugian nasabah senilai Rp 267 miliar karena ada 2.601 masyarakat dan nasabah yang menghimpun dana di KSP tersebut.

"Dari pengembangan, sejak 2015, warga yang himpun dana 2.601 orang. Ditkrimsus Polda Jateng bekerja sama dengan Kurator dan Ojk memperkirakan terdapat Potensi kerugian Rp 267 M," tegasnya.

Halaman:

Editor: Abdul Kadir

Sumber: Polda Jateng

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sastrawan Legenda Remy Sylado Meninggal Dunia

Senin, 12 Desember 2022 | 13:44 WIB
X