• Selasa, 6 Desember 2022

Mahasiswa Memaknai Kemerdekaan: Berdikari dalam Menentukan Nasib Bangsa Sendiri

- Selasa, 23 Agustus 2022 | 10:06 WIB
Jalan santai 17 Agustus di Kota Madrid (Hallolifestyle.com/Istimewa)
Jalan santai 17 Agustus di Kota Madrid (Hallolifestyle.com/Istimewa)

PANTURA TALK - Tepat tanggal 17 Agustus 2022 nanti, Indonesia akan merayakan kemerdekaannya yang ke 77 tahun. Menjelang peringatan tersebut banyak orang mengungkapkan makna kemerdekaan dengan berbagai cara, tak terkecuali para mahasiswa. Lalu apa makna kemerdekaan bagi mahasiswa ini? PANTURA TALK menanyakannya kepada sejumlah mahasiswa dengan latar belakang berbeda.

Mahasiswa Berprestasi (Mapres) UGM, Ismada Firdaus Mandala Putra mengatakan, merdeka adalah peluang Makna kemerdekaan bagi saya adalah peluang untuk berdikari tanpa kendali orang asing dalam menentukan nasib bangsa sendiri. 

"Maka dari itu, Indonesia harus bisa merdeka dari ketergantungan yang berlebihan terhadap negara lain, khususnya dalam bidang ekonomi. Terus belajar dan berkarya sesuai dengan bakat dan minat masing-masing. Pemuda hari ini adalah pemimpin bangsa di hari esok. Tidak ada pilihan lain selain meningkatkan kapasitas diri demi kehidupan berbangsa yang lebih baik di masa yg akan datang," ujar Mada yang merupakan Mahasiswa Sosiologi.

Mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Nadhiva Ahdi, yang juga seorang Jurnalis Current Affairs dan Pop Culture mengatakan, makna kemerdekaan baginya adalah ketika semua orang diberi kesempatan yang sama dalam memenuhi hak-haknya sebagai manusia dan selaku warga negara.

"Ya, pemerintah mestinya bisa memfasilitasi hal tersebut. Antara memberi hak dan menuntut kewajiban pada warga negara harus seimbang," ujar Nadhiva Ahdi, Rabu (10/8/2022).

Sementara itu mahasiswi UIN Walisongo Semarang, Eka Purwati mengatakan bahwa kemerdekaan bukan hanya sebatas kebebasan semata, tetapi bagaimana menciptakan Indonesia yang pulih, dan bangkit.

"Jika kemerdekaan hanya sebatas dimaknai sebagai sebuah kebebasan, maka siapapun masih layak mendapatkan kebebasan, bahkan menyalahkan hak tersebut secara tidak bijak. Karena kita tau, dari berbagai aspek kehidupan bangsa, rasa pulih dan bangkit adalah hal yang menjadi dasar dari kemerdekaan itu sendiri," ujar Eka yang juga merupakan Mahasiswa Berprestasi (Mapres) UIN Walisongo Semarang.

Founder Progresif.id yang juga sering memenangkan lomba menulis esai tingkat nasional ini berharap agar generasi muda harus mampu berperan aktif menjadi agent of change. Serta bisa bermanfaat, seperti berkarya, berprestasi, dan mengabdi.

"Mengisi masa muda dengan berbagai hal yang bermanfaat, seperti berkarya, berprestasi dan mengabdi adalah beberapa hal yang perlu dilakukan oleh generasi muda penerus bangsa. Karena kita semua mengetahui, pundak setiap anak muda memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan para pahlawan bangsa," harapnya.

Halaman:

Editor: Firdaus Buchori

Tags

Terkini

X